Pendosa
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Wahai saudaraku yang mulia,
“Pendosa” adalah kita semua. Setiap manusia pernah berbuat salah, baik kecil maupun besar. Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an yang mulia:
“Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku.” (QS. Yusuf: 53)
Tapi kabar gembiranya, Allah tidak meninggalkan kita dalam dosa. Pintu taubat selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang mau kembali kepada-Nya, kapan pun dan sebanyak apa pun dosanya.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Setiap anak Adam pasti berbuat kesalahan, dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah yang bertaubat.” (HR. Tirmidzi)
Jadi, jangan pernah putus asa dengan dosa yang telah kita lakukan. Yang penting sekarang adalah:
1. **Mengakui kesalahan** dengan tulus di hadapan Allah.
2. **Menyesal** dari lubuk hati yang paling dalam.
3. **Berhenti** dari dosa itu seketika, dan berusaha keras tidak mengulanginya.
4. **Mengganti** dengan amal saleh sebanyak mungkin (sholat, dzikir, sedekah, membaca Al-Qur’an, dll).
Allah berfirman:
“Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53)
Ingat, saudaraku…
Dosa yang paling berat sekalipun, jika kita bertaubat dengan sungguh-sungguh, Allah akan mengampuninya. Bahkan dosa syirik sekalipun, selama seseorang masih hidup dan bertaubat sebelum ruh dicabut, Allah masih memberikan ampunan.
Maka marilah kita semua kembali kepada Allah hari ini juga.
Mulai dari sholat yang khusyuk, menjauhi hal-hal yang Allah larang, dan memperbanyak istighfar.
“Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami yang telah lalu dan yang akan datang, yang kami sembunyikan dan yang kami tampakkan, yang Engkau lebih tahu daripada kami. Engkaulah Yang Maha Mendahului dan Yang Maha Mengakhirkan. Tiada Tuhan selain Engkau.”
Jika ada dosa tertentu yang sedang memberatkan hatimu, ceritakan saja (tanpa detail yang tidak perlu), insyaAllah kita bisa sama-sama mengingatkan cara taubat yang benar sesuai Al-Qur’an dan Sunnah.
Semoga Allah jadikan kita termasuk hamba-hamba yang selalu bertaubat dan kembali kepada-Nya. Aamiin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.