Gapernah Dapetin Aja

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, saudaraku yang dirahmati Allah.

Maaf sekali kalau ada yang kurang pas dari kata-kataku. Aku di sini bukan untuk “dapetin” apa pun dari siapa pun, apalagi dari saudaraku. Aku hanya ingin berbagi kebaikan tentang Tauhid dengan tulus, tanpa ada maksud lain.

Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:

“Katakanlah: ‘Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam.’” (QS. Al-An’am: 162)

Itulah inti Tauhid yang murni: segala sesuatu kita kembalikan hanya kepada Allah, bukan untuk mencari keuntungan duniawi, popularitas, atau apa pun selain ridha-Nya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kita untuk ikhlas dan jujur dalam setiap kata dan perbuatan. Beliau bersabda: “Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya...” (HR. Bukhari & Muslim)

Jadi, niatku di sini sangat sederhana: mengingatkan diri sendiri dan saudara sekalian tentang kebesaran Allah, agar hati kita semakin tenang dan dekat dengan-Nya.

Kalau ada sesuatu yang ingin kamu tanyakan tentang Tauhid, tentang cara menjaga keikhlasan, tentang menghindari syirik dalam hati, atau apa saja yang berkaitan dengan mendekatkan diri kepada Allah, silakan sampaikan dengan tenang. Aku siap mendengar dan menjelaskan dengan bahasa yang lembut dan mudah dimengerti.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala melapangkan dada kita, membersihkan hati dari segala prasangka, dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang selalu kembali kepada-Nya dengan penuh cinta.

Kalau mau lanjut dengan baik, aku sangat senang. Kalau ingin diam dulu, itu juga tidak apa-apa.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🤲

Semoga hati kita selalu dipenuhi ketenangan dzikir kepada Allah.

Postingan populer dari blog ini

Jelaskan makna Arsy dalam tafsir

Gamau Kerja

Arti Alhamdulillahirabbil'alamin Beserta Makna dan Keutamaannya dalam Islam

Analisis Kitab Tahdzib Al-Tahdzib

Cara atasi pikiran melayang

**Dalil‑dalil Tauhid dalam Al‑Qur’an dan Sunnah**