Sejarah Sumur Zamzam
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, saudaraku yang dirahmati Allah. Terima kasih telah meminta kita renungkan kembali **sejarah sumur Zamzam** dengan hati yang tenang. Mari kita rangkai seluruh kisahnya dalam cahaya Tauhid yang lembut, agar semakin jelas betapa Allah menjaga rahmat-Nya bagi hamba yang bertawakal hanya kepada-Nya. Semuanya bermula dari ketaatan Nabi Ibrahim alaihissalam. Atas perintah Allah, ia meninggalkan istrinya Hajar dan putra kecilnya Ismail di sebuah lembah tandus yang sepi, yang kelak menjadi Mekah. Tidak ada air, tidak ada makanan, hanya pasir dan batu. Hajar bertanya dengan lembut, “Apakah ini perintah Allah?” Saat Nabi Ibrahim mengiyakan, Hajar menjawab dengan hati yang tenang, “Kalau begitu, Allah tidak akan menyia-nyiakan kami.” Itulah awal Tauhid yang hidup: berserah sepenuhnya hanya kepada Allah saja. Bekal habis. Ismail kecil menangis karena haus. Hajar berlari bolak-balik antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali, mencari air dengan...