Postingan

Bisul dalam Perspektif Islam

**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh**   --- ## Bisul dalam Perspektif Islam   ### 1. Pengertian dan Penyebab   Bisul (atau **basil**) adalah benjolan merah pada kulit yang berisi nanah, biasanya muncul karena infeksi bakteri *Staphylococcus aureus* pada folikel rambut atau kelenjar minyak. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri, demam ringan, dan rasa tidak nyaman pada penderitanya.   ### 2. Al-Qur’an dan Sunnah tentang Menjaga Kesehatan   Islam menekankan pentingnya menjaga tubuh sebagai amanah dari Allah SWT. Beberapa ayat dan hadis yang relevan antara lain:   - **Al‑Qur’an**:     > “…dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.”     > *[QS. An‑Nisa’: 29]*   - **Hadis Nabi Muhammad SAW**:     > “Kebersihan adalah separuh iman.”     > *(HR. Muslim)*   Ayat dan hadis di atas mengajarkan bahwa merawat kes...

Bencana dalam Perspektif Islam

**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh**   ### Bencana dalam Perspektif Islam   Bencana—baik berupa gempa bumi, banjir, kebakaran, wabah, maupun musibah pribadi—adalah bagian dari ujian yang Allah SWT berikan kepada hamba‑Nya. Tidak ada yang terjadi di dunia ini tanpa seizin-Nya, dan setiap peristiwa memiliki hikmah yang tersembunyi bagi mereka yang bersabar dan mencari pelajaran.   --- #### 1. **Bencana sebagai Ketetapan Allah**   > “Dan tidak ada sesuatu pun yang terjadi, baik di bumi maupun di dirimu sendiri, melainkan telah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya hal itu mudah bagi Allah.”   > — *QS. Al‑Hijr: 21*   Ayat ini menegaskan bahwa segala sesuatu, termasuk bencana, berada dalam pengetahuan dan rencana Allah. Menyadari hal ini menenangkan hati, karena kita tahu tidak ada yang “tak terduga” bagi Sang Pencipta. --- #### 2. **Sabar dan Tawakkal sebagai Jawaban Utama**...

Kotor dalam Perspektif Islam: Kebersihan Fisik, Moral, dan Spiritual

**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,** ### Kotor dalam Perspektif Islam: Kebersihan Fisik, Moral, dan Spiritual   Islam menempatkan **kebersihan** sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keimanan. Nabi Muhammad SAW bersabda,   > “Kebersihan adalah sebagian dari iman.”   > *(HR. Muslim)*   Kebersihan dalam Islam meliputi tiga dimensi utama: **fisik (najis), moral (kata‑kata kotor), dan spiritual (hati yang tercemar).** Berikut penjelasan lengkapnya berdasarkan Al‑Qur’an dan Sunnah. --- #### 1. Kebersihan Fisik – Najis dan Cara Menjaganya   Allah SWT berfirman:   > “Sesungguhnya Allah mencintai orang‑orang yang bersih dan menyanjung orang‑orang yang bersih.”   > *(Surah Al‑Baqara 2: 222)*   **a. Apa yang termasuk najis?**   Najis adalah segala sesuatu yang **menjijikkan** dan dapat membatalkan wudhu atau menghalangi sahnya ibadah bila tidak dibersihkan, antara lain: ...

Cabul dalam Perspektif Islam

**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh** ### Cabul dalam Perspektif Islam   Cabul, atau perbuatan seksual di luar ikatan pernikahan yang sah, termasuk dalam dosa besar yang dilarang keras oleh Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā. Larangan ini tidak semata‑mata karena bersifat moral, tetapi juga karena Allah menurunkan pedoman yang melindungi kehormatan, kesehatan, dan kesejahteraan umat‑Nya. #### 1. Dalil Qur’an   - **Surah An‑Nūr (24:30‑31)**     > “Katakanlah kepada laki‑laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”     Ayat ini menegaskan pentingnya menahan pandangan dan menjaga kemaluan, kecuali dalam ikatan pernikahan yang sah. - **Surah Al‑‘Isrā (17:32)**     > “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan jalan yang buruk.”...

**Lusuk (الفساد) dalam Perspektif Al‑Qur’an dan Sunnah**

**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh**   **Lusuk (الفساد) dalam Perspektif Al‑Qur’an dan Sunnah**   --- ### 1. Pengertian Lusuk   *Lusuk* berasal dari kata **“fasād”** yang berarti kerusakan, keburukan, atau kejahatan yang menimbulkan mudarat bagi diri, sesama, dan lingkungan. Dalam bahasa Arab, istilah yang paling dekat dengan makna ini adalah **“الفساد”** (al‑fasād) atau **“الفساد في الأرض”** (fasād fī al‑arḍ).   Secara umum, lusuk mencakup: 1. **Perbuatan yang melanggar hak Allah** – menentang perintah‑perintah Ilahi.   2. **Perbuatan yang melukai hak manusia** – menindas, menipu, mencuri, atau merusak harta benda.   3. **Perbuatan yang merusak alam** – mencemari, menghalalkan kerusakan lingkungan, atau mengabaikan amanah bumi.   --- ### 2. Dalil Qur’ani tentang Lusuk   Walaupun kata *lusuk* tidak muncul secara literal, Al‑Qur’an menegaskan larangan melakukan **“mufsid”** (kerusakan) berulang‑ula...

Batas dalam Perspektif Islam

**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh**   ### Batas dalam Perspektif Islam   Batas (atau *hudud*) bukan sekadar garis yang memisahkan satu hal dengan yang lain; dalam Islam ia merupakan pedoman yang menuntun hati, pikiran, dan tindakan manusia menuju keseimbangan, keadilan, dan ketenangan. Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan petunjuk‑petunjuk yang menegaskan pentingnya menahan diri, menghormati hak orang lain, serta menjaga diri dari perbuatan yang melampaui batas yang ditetapkan-Nya.   --- #### 1. Batas Syariah (Hudud Allah)   Hudud adalah batas‑batas yang ditetapkan Allah dalam Al‑Qur’an dan Sunnah. Contohnya:   - **Batas dalam makanan dan minuman** – “Hai orang‑orang yang beriman, makanlah makanan yang halal dan baik, serta bertakwalah kepada Allah…” (QS Al‑Baqara 2: 168).   - **Batas dalam hubungan sosial** – “Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik…” (QS An‑Nisa 4: 6)....

Penjara dalam Perspektif Islam

**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh**   ### Penjara dalam Perspektif Islam   Penjara merupakan salah satu bentuk sanksi yang dikenal dalam kehidupan manusia. Dalam Islam, hukuman penjara tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al‑Qur’an sebagai hukuman wajib, melainkan termasuk dalam **hukuman ta‘zīr** (hukuman administratif) yang bertujuan memperbaiki akhlak dan mengembalikan keseimbangan masyarakat. Berikut penjelasan lengkapnya berdasarkan Al‑Qur’an dan Sunnah. --- #### 1. Landasan Qur’ani tentang Penjara   1. **Surah Yusuf ayat 33**      > “Wahai Tuhanku, **penjara lebih aku sukai** daripada memenuhi ajakan mereka; jika Engkau tidak menjauhkan aku dari tipu daya mereka, niscaya aku akan cenderung kepada mereka.”      Nabi Yusuf a.s. menolak godaan duniawi dan lebih rela berada di dalam penjara yang gelap daripada melanggar perintah Allah. Ayat ini menegaskan bahwa **penjara dapat menjadi sarana perlin...