Postingan

*Lengser* secara harfiah dalam Bahasa Indonesia berarti “meluncur” atau “turun”.

**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh**   ### Pengantar   Al‑Qur’an dan Sunnah mengajarkan kepada kita untuk menghargai budaya yang tidak menyalahi ajaran Islam, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga keimanan, akhlak, serta kesopanan. Salah satu contoh budaya yang sering ditemui di beberapa daerah Indonesia, khususnya di tanah Sunda, adalah **“lengser”**. Dalam artikel ini kita akan menelusuri makna “lengser”, menilai kehalalannya dari perspektif Islam, serta memberikan panduan agar praktik tersebut dapat dilaksanakan dengan cara yang Islami.   --- ## 1. Apa Itu “Lengser”?   *Lengser* secara harfiah dalam Bahasa Indonesia berarti “meluncur” atau “turun”. Dalam konteks adat, istilah ini merujuk pada **prosesi pernikahan** di mana pengantin atau keluarga mengiringi pasangan menuju pelaminan dengan gerakan tertentu, sering kali diiringi musik tradisional. Pada dasarnya, *lengser* adalah sebuah **ritual budaya** yang bertujuan menambah keind...

*Lengser* secara harfiah dalam Bahasa Indonesia berarti “meluncur” atau “turun”.

**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh**   ### Pengantar   Al‑Qur’an dan Sunnah mengajarkan kepada kita untuk menghargai budaya yang tidak menyalahi ajaran Islam, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga keimanan, akhlak, serta kesopanan. Salah satu contoh budaya yang sering ditemui di beberapa daerah Indonesia, khususnya di tanah Sunda, adalah **“lengser”**. Dalam artikel ini kita akan menelusuri makna “lengser”, menilai kehalalannya dari perspektif Islam, serta memberikan panduan agar praktik tersebut dapat dilaksanakan dengan cara yang Islami.   --- ## 1. Apa Itu “Lengser”?   *Lengser* secara harfiah dalam Bahasa Indonesia berarti “meluncur” atau “turun”. Dalam konteks adat, istilah ini merujuk pada **prosesi pernikahan** di mana pengantin atau keluarga mengiringi pasangan menuju pelaminan dengan gerakan tertentu, sering kali diiringi musik tradisional. Pada dasarnya, *lengser* adalah sebuah **ritual budaya** yang bertujuan menambah keind...

Lapuk: Pelajaran Spiritual dari Kehancuran Kayu

**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh**   ### Lapuk: Pelajaran Spiritual dari Kehancuran Kayu   **1. Pengertian lapuk**   Lapuk adalah proses pembusukan pada kayu atau bahan organik yang disebabkan oleh jamur, bakteri, atau kelembapan berlebih. Secara fisik, kayu yang kuat dan tegar dapat berubah menjadi rapuh, berwarna kehitaman, dan kehilangan kekuatannya.   **2. Makna lapuk dalam perspektif Islam**   Dalam Al‑Qur’an Allah SWT mengingatkan kita bahwa segala sesuatu yang diciptakan-Nya bersifat fana dan memerlukan perawatan agar tidak rusak:   > *“Dan janganlah kamu menjadi seperti orang‑orang yang melupakan Allah, lalu Allah menjadikan mereka melupakan diri mereka sendiri.”*   > **(QS. Al‑Hashr : 19)**   Ayat ini mengajarkan bahwa bila hati manusia “lapuk” karena kelalaian, ia akan melupakan tujuan penciptaannya dan terjerumus dalam kebodohan.   **3. Hati yang “lapuk” – tanda‑tanda ...

Luang – Anugerah Waktu yang Diberikan Allah

**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh**   ### Luang – Anugerah Waktu yang Diberikan Allah Kita semua hidup dalam rentang waktu yang terbatas. Di antara kesibukan pekerjaan, belajar, dan urusan keluarga, sering kali muncul **waktu luang**—semenit‑menit atau jam‑jam yang tidak terisi oleh kewajiban rutin.  Waktu luang bukan sekadar “kosong”, melainkan **anugerah** yang dapat dijadikan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak amal, serta menenangkan hati. --- #### 1. **Waktu Luang dalam Al‑Qur’an** > “Dan janganlah kamu menjadi seperti orang‑orang yang terlalaikan, yaitu orang‑orang yang tidak mempergunakan waktu mereka dengan baik.”   > **(QS. Al‑A’raf: 130)**   Ayat ini mengingatkan bahwa setiap detik yang diberikan Allah adalah amanah.  Bila kita membiarkan waktu luang terbuang sia‑sia, maka kita menyalahi amanah tersebut. > “Dan carilah apa yang telah dikaruniakan Allah kepadamu, yaitu negeri akhirat. Dan janganlah ...

Tauhid dalam Kehidupan Sehari‑hari: Pelajaran dari Panah

**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh**   ### Tauhid dalam Kehidupan Sehari‑hari: Pelajaran dari Panah   Islam mengajarkan bahwa inti keimanan terletak pada **Tauhid**—pengakuan bahwa hanya Allah SWT yang layak disembah, yang mengatur alam semesta, dan yang memiliki sifat‑sifat yang sempurna. Untuk menjadikan konsep ini lebih mudah dipahami, mari kita gunakan **metafora panah** yang akrab dalam kehidupan manusia.   --- #### 1. **Tauhid Rububiyyah – Panah yang Ditembakkan oleh Sang Pencipta**   > “Allah adalah Tuhan yang tidak ada sekutu bagi-Nya; Dia menciptakan dan memelihara segala sesuatu.”   > *(QS. Al‑Ikhlās 112:1‑4)*   Seperti seorang pemanah yang menyiapkan busur, menarik tali, dan melepaskan panah, Allah‑lah yang menyiapkan segala sesuatu di alam semesta, menarik “tali” takdir, dan melepaskan “panah‑panah” kejadian. Semua makhluk bergerak menurut kehendak-Nya, tanpa ada kekuatan lain yang dapat menandingi ...

Islam: Cahaya Petunjuk dari Allah SWT

**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh**   ### Islam: Cahaya Petunjuk dari Allah SWT   Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala melalui Nabi Muhammad SAW, rahmat bagi seluruh alam. Nama “Islam” berasal dari kata **s‑l‑m** yang berarti “menyerahkan diri”, “menundukkan hati”, dan “menjaga keselamatan”. Dengan menyerahkan diri kepada Allah, manusia memperoleh ketenangan, kebahagiaan, serta keselamatan di dunia dan akhirat.   --- #### 1. Tauhid – Landasan Utama Islam   Tauhid adalah inti ajaran Islam, yaitu mengesakan Allah SWT sebagai satu‑satunya Tuhan yang berhak disembah. Allah berfirman:   > “Katakanlah, *‘Allah itu Esa, Allah tempat bergantung, Dia tidak beranak dan tidak dilahirkan, dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan Dia.’*”   > — **QS. Al‑Ikhlas : 1‑4**   Dengan memahami dan mengimani tauhid, hati manusia terhindar dari syirik (menyekutukan Allah) dan menjadi sumber ...

Dakwah: Seruan Hati untuk Menebar Cahaya Islam

**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,** ### Dakwah: Seruan Hati untuk Menebar Cahaya Islam   Dakwah adalah panggilan mulia yang diberikan Allah Subhanahu wa Ta‘ala kepada setiap hamba‑Nya yang beriman. Secara bahasa, *dakwah* berarti “mengajak” atau “menyeru”. Dalam konteks Islam, dakwah berarti mengajak manusia kepada kebenaran, keadilan, dan ketakwaan sebagaimana yang termaktub dalam Al‑Qur’an dan Sunnah. > **“Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.”**   > *[QS. An‑Nahl: 125]*   Ayat ini menegaskan bahwa tujuan dakwah adalah rahmat—menyebarkan kasih sayang, kebaikan, dan petunjuk Allah kepada seluruh makhluk.   --- ### Mengapa Dakwah Penting?   1. **Kewajiban Setiap Muslim**      Rasulullah SAW bersabda:      > *“Dakwah itu wajib atas setiap Muslim.”*      (HR. Bukhari dan Muslim).   2. **Menja...