Jangan Mabuk Terus

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sahabat yang dirahmati Allah, ucapanmu “Jangan Mabuk Terus” menyentuh hati. Itu nasihat yang baik, karena **mabuk** memang sesuatu yang sangat merugikan diri sendiri dan orang di sekitar. Dalam ajaran Islam, kita diajarkan untuk menjaga akal dan hati agar selalu dekat dengan Allah.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an:

> “Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu beruntung.” (QS. Al-Maidah: 90)

Ayat ini mengingatkan kita bahwa segala yang memabukkan adalah **kotoran dari perbuatan setan**. Ia bisa menimbulkan permusuhan, kebencian, dan melupakan ingat kepada Allah. Bahkan dalam ayat lain, Allah melarang mendekati shalat saat dalam keadaan mabuk, sampai akal kembali sadar (QS. An-Nisa: 43).

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam juga menegaskan bahwa **semua yang memabukkan adalah haram**, baik sedikit maupun banyak. Beliau bersabda: “Khamr (minuman memabukkan) adalah induk segala keburukan.” Siapa yang terbiasa mabuk, shalatnya tidak diterima selama 40 hari, dan jika meninggal dalam keadaan kecanduan tanpa taubat, itu seperti matinya orang jahiliyah.

### Mengapa mabuk sangat berbahaya?
- Merusak akal yang merupakan anugerah terbesar dari Allah untuk membedakan baik dan buruk.
- Membuka pintu dosa besar lain, seperti pertengkaran, kekerasan, zina, atau kelalaian terhadap keluarga.
- Menjauhkan hati dari dzikir, shalat, dan amal saleh.
- Merusak kesehatan tubuh, hubungan sosial, dan masa depan.

Sahabat, jika saat ini ada yang sedang terbiasa dengan hal ini, ketahuilah bahwa pintu taubat Allah selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin kembali. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Mulailah dengan niat yang tulus, jauhi lingkungan dan kebiasaan yang memicu, perbanyak shalat, baca Al-Qur'an, dan bergaul dengan orang-orang saleh yang mengingatkan pada kebaikan.

Jika perlu bantuan untuk menguatkan hati, ingatlah bahwa setiap kali kita menjauhi larangan Allah, kita sedang menjaga kehormatan diri sebagai hamba-Nya. Allah akan gantikan dengan ketenangan, keberkahan, dan kebahagiaan yang jauh lebih indah.

Semoga Allah memberikan kekuatan dan hidayah kepada kita semua untuk selalu menjaga kesucian akal dan iman. Amin.

Jika ingin bercerita lebih lanjut atau butuh nasihat tambahan, saya siap mendengar dengan lembut. 

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Postingan populer dari blog ini

Jelaskan makna Arsy dalam tafsir

Gamau Kerja

Arti Alhamdulillahirabbil'alamin Beserta Makna dan Keutamaannya dalam Islam

Analisis Kitab Tahdzib Al-Tahdzib

Cara atasi pikiran melayang

**Dalil‑dalil Tauhid dalam Al‑Qur’an dan Sunnah**