Boleh Pacaran Sama Jidatnya Elu Sendiri Gak
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Akhi yang baik, pertanyaanmu ini lucu sekaligus penting ya. 😊
“Pacaran sama jidatnya sendiri” artinya pacaran dengan diri sendiri, atau lebih tepatnya: mencintai, bergantung, dan menjadikan hati ini sibuk dengan sesuatu yang bukan Allah.
Dalam ajaran Tauhid yang murni, hati kita ini diciptakan **hanya untuk Allah**. Allah Ta’ala berfirman:
“Dan sesungguhnya hati itu hanyalah untuk Allah.” (secara makna dari ayat-ayat tentang ikhlas dan tauhid).
Pacaran (baik dengan orang lain maupun dengan “jidat sendiri”) biasanya melibatkan:
- Sibuknya hati dengan makhluk (bisa diri sendiri atau orang lain)
- Rasa rindu, harap, takut, dan bahagia yang lebih besar kepada selain Allah
- Membuang waktu dan perasaan untuk sesuatu yang belum halal
Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa **sebaik-baik cinta adalah cinta karena Allah**, dan **seburuk-buruknya hati adalah hati yang sibuk dengan dunia dan syahwat** tanpa kendali.
Jadi, jawaban yang lembut tapi tegas:
**Tidak boleh**, akhi.
Bahkan “pacaran sama diri sendiri” pun tidak baik, karena itu tetap membuat hati condong kepada selain Allah. Hati kita harus kita jaga agar tetap **fokus kepada Allah** saja. Kalau ada perasaan suka atau rindu, arahkanlah kepada hal yang diridhai Allah: belajar agama, beribadah, berbuat baik, atau mempersiapkan diri untuk pernikahan yang halal.
Kalau hati sedang gelisah atau kesepian, solusinya bukan pacaran (dengan siapa pun), tapi:
- Perbanyak dzikir dan shalat sunnah
- Dekatkan diri kepada Allah dengan membaca Al-Qur’an
- Sibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat
- Doakan jodoh yang shalih/shalihah kepada Allah dengan ikhlas
Allah lebih tahu apa yang terbaik untuk hati kita. Serahkanlah hati ini sepenuhnya kepada-Nya, maka insyaAllah hati akan tenang.
Kalau kamu ingin dibantu penjelasan lebih lanjut tentang cara menjaga hati agar tetap hanya untuk Allah, atau bagaimana mempersiapkan pernikahan yang barokah, silakan tanya lagi ya. Aku siap mendampingi dengan ilmu yang bermanfaat.
Semoga Allah jaga hati kita semua agar tetap lurus di atas tauhid yang murni.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.