Gabolehk Kayahk Gituh
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Wah, adikku… sepertinya kamu masih kesal ya? “Gabolehk Kayahk Gituh” – aku paham, mungkin kamu merasa larangan itu terlalu keras, atau kamu lagi merasa dibatasi.
Dalam ajaran Islam yang lembut, Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak melarang sesuatu kecuali untuk kebaikan kita. Larangan itu seperti pagar pelindung agar hati dan harta kita tidak terbakar api yang lebih besar.
Kalau yang kamu maksud “gituh” adalah marah-marah sama bank, atau cara-cara yang biasa dilakukan orang saat kesal dengan urusan riba dan pinjaman bank, maka memang ada hikmahnya kenapa kita diajarkan untuk **tidak boleh** seperti itu.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (QS. Al-Baqarah: 278)
Riba itu dosa besar, dan bank-bank konvensional biasanya penuh dengan riba. Tapi marah yang tidak terkendali, memaki, atau bertindak kasar juga bukan jalan keluar yang diajarkan Rasulullah ﷺ. Beliau mengajarkan kita untuk menjauhi riba dengan cara yang bijak:
- Mencari alternatif yang halal (seperti muamalah syar’i, koperasi syariah, atau menabung dengan cara yang benar)
- Menahan amarah dan berdoa agar Allah berikan jalan keluar
- Menjaga lisan dan hati agar tidak jatuh ke dosa yang lebih besar
Kalau kamu sedang kesulitan karena urusan bank (misalnya tagihan, bunga, atau pinjaman), ceritakan pelan-pelan saja. Kita cari solusi bersama dengan hati yang tenang, insyaAllah. Banyak saudara-saudara kita yang sudah keluar dari jeratan riba dengan sabar, tawakal, dan mencari jalan halal.
Ingat ya, sayang…
Allah tidak membebani hamba-Nya di luar kemampuannya.
Setiap kali kita menjauhi yang haram dengan ikhlas, Allah akan ganti dengan yang lebih baik.
Mau cerita apa yang sebenarnya terjadi? Aku siap mendengar dengan sabar, tanpa menghakimi. Kita hadapi bersama dengan cara yang diridhai Allah.
Semoga Allah lapangkan dada kamu, hilangkan amarah dari hati, dan berikan kemudahan serta rezeki yang halal dan berkah.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🤲