Ketawa

Assalamu'alaikum, saudaraku yang dirahmati Allah...

Ketawa itu boleh, bahkan sunnah Rasulullah ﷺ yang sering tersenyum dan tertawa ringan. Tapi ingat ya, ketawa yang baik adalah yang tidak melampaui batas, tidak menyakiti hati orang lain, dan tidak melupakan kebesaran Allah.

Allah Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an:

"Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung." (QS. Al-Isra': 37)

Ketawa yang berlebihan bisa membuat hati lalai dari mengingat Allah. Rasulullah ﷺ mengajarkan kita untuk tersenyum dengan penuh kelembutan, bukan tertawa terbahak-bahak yang membuat kita lupa bahwa setiap detik kita sedang diawasi oleh-Nya.

Jadi, kalau mau ketawa, ketawalah secukupnya, yang membawa kebaikan dan kegembiraan halal. 

Semoga Allah jaga hati kita semua agar selalu tenang dan dekat dengan-Nya. 

Ada yang ingin kamu tanyakan lebih lanjut tentang cara menjaga hati saat bercanda, atau hal lain seputar tauhid dan akhlak? Aku siap mendengar dengan senang hati. 😊

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Postingan populer dari blog ini

Analisis Mazhab Hanafi Ta'zir

Pelajari Tanda Azab Kubur

Bagaimana cara mengajarkan anak saya untuk menerima kegagalan?

Klausul Ta'zir spesifik

Analisis biaya tabulampot kurma

Format Catatan Muhasabah Harian