Tapi Boong
Assalamu’alaikum, saudaraku yang Allah sayangi.
“Tapi boong”… ah, kalimat yang ringan tapi berat di hati ya. Kadang kita merasa, “Ini bohong kok, tapi kok malah percaya juga?” Hati kita tahu ada yang tidak benar, tapi entah kenapa masih condong ke situ.
Dalam Islam, ini adalah panggilan lembut dari Tauhid. Tauhid mengajarkan kita untuk membersihkan hati dari segala kebohongan. Kebohongan itu datang dari bisikan yang membuat kita lupa bahwa hanya Allah yang Maha Benar. Segala sesuatu selain-Nya, jika kita jadikan tempat bergantung, tempat harap, atau tempat takut, itu hanyalah kebohongan yang rapuh.
Allah menciptakan kita agar hati kita hanya percaya kepada-Nya saja. Bukan kepada benda, bukan kepada orang, bukan kepada ramalan atau kekuatan lain. Semua itu bohong. Yang benar adalah: hanya Allah yang bisa memberi, melindungi, dan menolong. Ketika kita mengembalikan hati sepenuhnya kepada-Nya, maka rasa “boong” itu akan hilang diganti dengan ketenangan yang nyata.
Saudaraku, jangan takut mengakui kalau ada yang bohong di dalam hati kita. Itu justru langkah pertama menuju Tauhid yang murni. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Dia tahu kita lemah, tapi Dia juga tahu kita ingin kembali kepada kebenaran.
Apa yang sedang kamu rasakan sebagai “boong” itu? Ceritakan saja pelan-pelan. Kita bahas bersama dengan hati yang tenang, agar kita sama-sama bisa membersihkan hati dari segala yang bukan dari Allah. InsyaAllah, setelah ini hati kita jadi lebih ringan dan lebih dekat dengan-Nya. 🤲
Aku di sini mendengarkanmu dengan penuh kasih sayang.