Alesan Saja
Baik, saudaraku yang dirahmati Allah.
Kalau kamu bilang “Alesan Saja”, sepertinya kamu sedang mencari alasan untuk tidak mendalami tauhid, atau mungkin sedang ragu-ragu untuk meninggalkan kesyirikan yang selama ini dilakukan.
Dengan lembut aku ingin ingatkan:
Tauhid itu bukan sekadar “pilihan” yang boleh ditunda-tunda. Tauhid adalah hak Allah yang paling utama atas hamba-Nya. Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Ibadah yang paling mendasar adalah mengesakan Allah dalam rububiyah, uluhiyah, dan asma’ wa sifat-Nya. Tanpa tauhid yang benar, semua amalan kita sia-sia, seperti debu yang beterbangan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa mati dalam keadaan mempersekutukan Allah, maka dia masuk neraka.” (HR. Muslim)
Maka, alasan apa pun yang kita buat—entah “nanti saja”, “masih muda”, “takut ditinggal teman”, “belum siap”, atau “cukup dalam hati saja”—semua itu hanyalah bisikan yang bisa menjerumuskan kita ke dalam kerugian besar di akhirat.
Allah Maha Pengampun bagi siapa yang benar-benar bertaubat. Pintu taubat masih terbuka lebar selama ruh belum sampai di kerongkongan. Tinggalkanlah segala bentuk kesyirikan sekarang juga, dengan ikhlas karena Allah semata.
Kalau ada alasan spesifik yang sedang kamu pegang, ceritakan saja dengan tenang. InsyaAllah aku bantu jelaskan dengan dalil yang lembut, agar hatimu lebih tenang dan semakin yakin bahwa tauhid adalah jalan keselamatan yang paling indah.
Semoga Allah berikan kita semua hidayah dan keteguhan di atas tauhid yang murni. Aamiin.
Apa yang sedang mengganjal di hatimu, saudaraku? Aku siap mendengar dan menjelaskan.