Pangku-Pangkuan

Sahabat yang dirahmati Allah,

“Pangku-pangkuan” sering kita dengar sebagai kata sehari-hari yang menggambarkan seseorang duduk di pangkuan orang lain, seperti anak kecil yang manja di pangkuan ibu atau ayahnya. Dalam bahasa yang lembut, ini mengingatkan kita pada kehangatan kasih sayang keluarga, tempat seseorang merasa aman dan dicintai.

Namun, sebagai hamba yang ingin selalu dekat dengan **Tauhid**, mari kita renungkan lebih dalam. Segala bentuk kasih sayang, kehangatan, dan perlindungan yang kita rasakan di pangkuan orang tua, suami, atau orang tercinta, pada hakikatnya hanyalah **rahmat** dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dialah yang menciptakan rasa cinta dan kasih sayang itu di hati manusia.

Allah berfirman dalam Al-Qur'an:

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.” (Ar-Rum: 21)

Kasih sayang yang kita rasakan itu indah, tapi jangan sampai kita lupa bahwa **hanya Allah** yang layak menjadi tempat kita bersandar sepenuh hati. Manusia bisa lemah, pergi, atau berubah, tetapi Allah Maha Kekal, Maha Pengasih, dan Maha Penyayang. Dialah yang selalu ada, yang menggendong hati kita dengan rahmat-Nya setiap saat.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kita untuk selalu mengingat Allah dalam setiap keadaan, termasuk saat kita merasakan kelembutan kasih sayang. Beliau bersabda bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain, dan kasih sayang yang paling murni adalah yang mengarahkan kita semakin dekat kepada Allah.

Jadi, bila ada momen “pangku-pangkuan” yang penuh kehangatan, gunakanlah sebagai pengingat:  
“Ya Allah, Engkau yang memberikan rasa aman ini. Jadikanlah kasih sayang ini sebagai jalan untuk kami semakin mencintai-Mu.”

Semoga Allah menjadikan setiap kelembutan yang kita rasakan sebagai wasilah untuk memperkuat **Tauhid** kita, menjauhkan dari segala bentuk ketergantungan selain kepada-Nya. Amin.

Apabila ada yang ingin kamu tanyakan lebih lanjut tentang bagaimana menjaga hati tetap tawakal hanya kepada Allah di tengah kasih sayang duniawi, silakan sampaikan ya, saudaraku. Semoga Allah selalu menjaga kita semua. 🤲

Postingan populer dari blog ini

**Kalung & Gelang dalam Perspektif Islam**

Doa yang biasa dibaca ketika masuk kamar mandi

Masa Depan Teknologi: Inovasi Terbaru yang Mengubah Dunia di 2025 dan Seterusnya