Hukum Shalat Dhuha
**Hukum Shalat Dhuha**
Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah yang memberikan petunjuk kepada hamba-Nya melalui sunnah Rasul-Nya. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, dan para sahabatnya.
Saudaraku yang dirahmati Allah…
Di antara amalan yang indah di pagi hari adalah shalat Dhuha. Banyak yang bertanya: bagaimana hukumnya? Apakah wajib? Atau hanya dianjurkan?
Para ulama empat madzhab (Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali) sepakat bahwa **hukum shalat Dhuha adalah sunnah**. Lebih tepatnya, **sunnah muakkadah**—sunnah yang sangat dianjurkan dan ditekankan.
### Dalil yang Menunjukkan Anjurannya
**Pertama**, wasiat langsung dari Rasulullah ﷺ.
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata:
> “Kekasihku (Nabi ﷺ) mewasiatkan kepadaku tiga perkara yang tidak akan aku tinggalkan sampai aku mati: berpuasa tiga hari setiap bulan, mengerjakan shalat Dhuha, dan tidur dalam keadaan sudah shalat Witir.”
> (HR. Bukhari dan Muslim)
Jika sesuatu diwasiatkan oleh Rasulullah ﷺ kepada sahabatnya dengan begitu kuat, maka itu menunjukkan betapa besar anjurannya.
**Kedua**, keutamaan yang begitu besar.
Rasulullah ﷺ bersabda:
> “Pada setiap pagi, setiap ruas tulang salah seorang di antara kalian wajib dikeluarkan sedekahnya… Semua itu bisa dicukupi dengan dua rakaat shalat Dhuha.”
> (HR. Muslim)
Dan dalam hadits qudsi:
> “Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah untuk mengerjakan empat rakaat di awal harimu. Niscaya Aku akan mencukupimu hingga akhir harinya.”
> (HR. Tirmidzi, dishahihkan Al-Albani)
Keutamaan sebesar ini tidak akan diberikan kecuali untuk amalan yang sangat dianjurkan.
**Ketiga**, praktik Rasulullah ﷺ sendiri.
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha:
> “Rasulullah ﷺ shalat Dhuha sebanyak empat rakaat, dan beliau menambah sesuai yang Allah kehendaki.”
> (HR. Muslim)
Meskipun dalam sebagian riwayat disebutkan bahwa beliau tidak selalu mengerjakannya setiap hari, secara keseluruhan para ulama memahami bahwa shalat Dhuha adalah sunnah yang sangat dianjurkan.
### Apakah Ada yang Mengatakan Wajib?
Tidak ada dalil yang menunjukkan bahwa shalat Dhuha itu wajib. Ia tetap sunnah. Artinya, jika dikerjakan akan mendapat pahala yang besar, dan jika ditinggalkan tidak berdosa. Namun, karena begitu besar keutamaannya dan begitu kuat anjurannya, para ulama menyebutnya **sunnah muakkadah**.
Saudaraku…
Hukum sunnah bukan berarti “boleh ditinggalkan begitu saja”. Sunnah adalah jalan yang dibuka oleh Allah agar kita semakin dekat kepada-Nya. Shalat Dhuha adalah kesempatan lembut di pagi hari untuk menyatakan tauhid: bahwa kita butuh Allah sebelum kita butuh dunia.
Jangan jadikan sunnah sebagai beban. Jadikan ia sebagai hadiah. Cukup dua rakaat dengan ikhlas karena Allah, niscaya Allah akan membukakan pintu-pintu kebaikan.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang menjaga amalan sunnah, khususnya shalat Dhuha, dan memudahkan kita untuk istiqamah di dalamnya.
Ya Allah, bantu kami untuk senantiasa mengikuti sunnah Rasul-Mu. Jadikan shalat Dhuha sebagai amalan yang kami cintai dan jaga. Aamiin.
Wallahu a’lam bish-shawab.