Doa Utama Setelah Tahajjud (Sangat Dianjurkan)

Berikut contoh doa yang dianjurkan dibaca **setelah selesai shalat tahajjud**. Doa-doa ini penuh dengan tauhid, pengakuan atas keagungan Allah, dan ketundukan hati.

### 1. Doa Utama Setelah Tahajjud (Sangat Dianjurkan)

**Arab:**  
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَرَحْمَتِكَ، فَإِنَّهُ لَا يَمْلِكُهَا إِلَّا أَنْتَ.  
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي كُلَّهَا دِقَّهَا وَجِلَّهَا، وَأَوَّلَهَا وَآخِرَهَا، وَعَلَانِيَتَهَا وَسِرَّهَا.  
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى.  
اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ.  
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ.

**Latin:**  
Allāhumma innī as’aluka min faḍlika wa raḥmatik, fa innahu lā yamlikuhā illā anta.  
Allāhummaghfir lī dzunūbī kullahā diqqahā wa jillahā, wa awwalahā wa ākhirahā, wa ‘alāniyatahā wa sirrahā.  
Allāhumma innī as’alukal-hudā wat-tuqā wal-‘afāfa wal-ghinā.  
Allāhummaj‘alnī minat-tawwābīna waj‘alnī minal-mutaṭahhirīn.  
Rabbighfir lī wa liwālidayya wa lil-mu’minīna yawma yaqūmul-ḥisāb.

**Artinya:**  
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dari karunia dan rahmat-Mu, karena tidak ada yang memilikinya kecuali Engkau.  

Ya Allah, ampunilah seluruh dosa-dosaku: yang kecil maupun yang besar, yang awal maupun yang akhir, yang tampak maupun yang tersembunyi.  

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, kesucian diri, dan kecukupan.  

Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri.  

Ya Rabbku, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan seluruh orang beriman pada hari diadakan hisab.”

---

### 2. Doa Singkat namun Sangat Dalam (Bisa Diulang-ulang)

**Arab:**  
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ، لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ.

**Latin:**  
Allāhumma innī a‘ūdzu biridāka min sakhaṭik, wa bimu‘āfātika min ‘uqūbatik, wa a‘ūdzu bika minka, lā uḥṣī thanā’an ‘alaik, anta kamā athnaita ‘alā nafsik.

**Artinya:**  
“Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemurkaan-Mu, dan dengan maaf-Mu dari hukuman-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari (azab)-Mu. Aku tidak sanggup menghitung pujian atas-Mu. Engkau adalah sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri.”

Doa ini sangat bertauhid. Ia mengajarkan bahwa kita hanya berlindung kepada Allah, dan hanya Allah yang pantas dipuji dengan sempurna.

---

### 3. Doa Memohon Keteguhan Tauhid dan Kebaikan Dunia-Akhirat

**Arab:**  
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ.  
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ.  
اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُنِي إِلَى حُبِّكَ.

**Latin:**  
Yā muqallibal-qulūbi tsabbit qalbī ‘alā dīnik.  
Allāhumma innī as’alukal-‘afwa wal-‘āfiyata fid-dunyā wal-ākhirah.  
Allāhummarzuqnī ḥubbaka wa ḥubba man yuḥibbuka wa ḥubba ‘amalin yuqarribunī ilā ḥubbik.

**Artinya:**  
“Wahai Yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.  

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat.  

Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku cinta kepada-Mu, cinta kepada orang yang mencintai-Mu, dan cinta kepada amalan yang mendekatkanku kepada cinta-Mu.”

---

### Nasihat Lembut

Saudara-saudariku…  

Setelah shalat tahajjud, jangan buru-buru berdiri. Duduklah sejenak, angkat tangan, dan panjatkan doa-doa di atas dengan tenang. Boleh juga dilanjutkan dengan doa pribadi menggunakan bahasa sendiri.  

Karena di sepertiga malam terakhir, Allah sedang memanggil:

> “Siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku beri. Siapa yang memohon ampunan kepada-Ku, niscaya Aku ampuni.”  
> (HR. Bukhari dan Muslim)

Semoga Allah menerima tahajjud dan doa-doa kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan meneguhkan hati kita di atas tauhid yang lurus.  

Amin ya Rabbal ‘alamin.

Postingan populer dari blog ini

Kok bisa sampe begitu sih bang, matanya sampe

Tunduk Patuh Selagi Lagi

Kenapa Kenapa Kenapa

Bukannya Mainan

Gabolehk Kayahk Gituh

Nanti Lagi Aja