Postingan

Menampilkan postingan dari November 1, 2026

Komentar Menurut Sunnah

**Komentar Menurut Sunnah** Bismillahirrahmanirrahim.   Segala puji bagi Allah yang menciptakan lidah sebagai nikmat sekaligus amanah. Shalawat dan salam atas Rasulullah ﷺ yang mengajarkan kita adab berbicara, hingga komentar yang kita tulis di media sosial pun menjadi bagian dari ibadah atau sebaliknya.   Di zaman sekarang, komentar sering kali menjadi tempat orang menumpahkan emosi, mencaci, mengolok, atau sekadar ikut-ikutan. Padahal setiap kata yang keluar, bahkan yang hanya ditulis, akan dihisab.   ### 1. Prinsip Dasar: Bicara yang Baik atau Diam Rasulullah ﷺ bersabda:   > “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”   > (HR. Bukhari dan Muslim) Ini adalah kaidah utama. Sebelum menulis komentar, tanyakan dalam hati:   “Apakah ini termasuk yang baik? Apakah ini bermanfaat? Apakah ini mendekatkan orang kepada Allah atau menjauhkan?”   Jika tidak yakin, lebi...

Prediksi Menurut Sunnah

**Prediksi Menurut Sunnah** Bismillahirrahmanirrahim. Saudaraku yang dimuliakan Allah, Dalam Islam, perkara “prediksi” atau meramal masa depan adalah persoalan yang sangat sensitif. Karena inti dari Tauhid adalah mengakui bahwa **hanya Allah saja yang mengetahui perkara yang gaib**. ### 1. Ilmu Gaib Hanya Milik Allah Allah Ta’ala berfirman: > **قُل لَّا يَعْلَمُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ**   > “Katakanlah (Muhammad), ‘Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib, kecuali Allah.’”   > (QS. An-Naml: 65) Dan dalam ayat yang lain: > **وَعِندَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَا إِلَّا هُوَ**   > “Dan pada sisi Allahlah kunci-kunci semua yang gaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri.”   > (QS. Al-An’am: 59) Ini adalah batasan yang jelas. Tidak ada manusia, jin, atau malaikat yang mengetahui masa depan secara mutlak, kecuali apa yang Allah izinkan untuk d...