Pengap
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Saya turut merasakan bahwa rasa pengap itu tidak nyaman. Semoga Allah segera melapangkan dada, napas, dan suasana di sekitar Anda. Ketahuilah, udara yang kita hirup, angin yang berhembus, dan setiap kelapangan hanyalah dari Allah semata. Tidak ada yang mampu memberi napas dan kelegaan selain Dia.
Allah berfirman:
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
(QS. Al-Insyirah: 5-6)
Rasulullah ﷺ juga mengajarkan kita sikap yang indah dalam setiap keadaan. Beliau bersabda:
“Sungguh menakjubkan urusan orang mukmin. Semua urusannya baik baginya. Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika ia ditimpa kesusahan, ia bersabar, dan itu baik baginya.”
(HR. Muslim)
Beberapa hal yang bisa kita lakukan dengan lembut:
- Buka jendela atau cari tempat yang lebih lapang, sebagai ikhtiar.
- Tarik napas perlahan sambil mengingat bahwa setiap hembusan adalah nikmat dari Allah.
- Ucapkan syukur, meski hanya sedikit, karena syukur mendatangkan tambahan nikmat.
- Berdoa memohon kelapangan kepada Allah, karena hanya Dia yang kuasa menghilangkan rasa sesak.
Semoga Allah mengganti rasa pengap ini dengan ketenangan, udara yang segar, dan hati yang lapang. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.