Cara Wudhu dan Sholat Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW
Berikut artikel ketiga:
Cara Wudhu dan Sholat Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW
Sholat merupakan ibadah yang paling utama dalam Islam. Namun, agar ibadah ini diterima, ia harus dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Salah satu bagian penting dari sholat adalah wudhu, karena sholat tidak sah tanpa bersuci. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara wudhu dan sholat sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW.
Bagian 1: Cara Wudhu Sesuai Sunnah Nabi
Wudhu adalah penyucian diri dari hadas kecil menggunakan air. Berikut adalah langkah-langkah wudhu sesuai sunnah Rasulullah SAW:
1. Niat dalam Hati
Niat tidak perlu dilafalkan, cukup di dalam hati:
“Saya berniat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil karena Allah Ta’ala.”
2. Membaca Basmalah
“Bismillah”
3. Mencuci Tangan (3 kali)
Cuci tangan kanan dan kiri hingga pergelangan tangan, dimulai dari kanan.
4. Berkumur dan Membersihkan Hidung (3 kali)
Masukkan air ke dalam mulut lalu berkumur, kemudian hirup air ke hidung dan keluarkan. Lakukan tiga kali.
5. Mencuci Wajah (3 kali)
Basuh seluruh wajah dari batas rambut hingga dagu, dan dari telinga kanan ke kiri.
6. Mencuci Kedua Tangan hingga Siku (3 kali)
Dimulai dari tangan kanan, lalu kiri.
7. Mengusap Kepala dan Telinga (1 kali)
Usap kepala dari depan ke belakang, kemudian usap bagian dalam dan luar telinga dengan jari.
8. Mencuci Kedua Kaki sampai Mata Kaki (3 kali)
Dimulai dari kaki kanan, lalu kiri.
9. Tertib
Lakukan wudhu secara berurutan sebagaimana yang dicontohkan Nabi.
10. Membaca Doa Setelah Wudhu
"Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalahu, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh. Allaahummaj ‘alnii minat tawwaabiina waj ‘alnii minal mutathahhiriin."
Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang bersuci.
Bagian 2: Cara Sholat Sesuai Sunnah Nabi
Setelah berwudhu, sholat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Niat Sholat
Niat dalam hati sesuai jenis sholat yang akan dilakukan.
2. Takbiratul Ihram
Angkat tangan sejajar telinga, ucapkan:
“Allahu Akbar”
Letakkan tangan di dada, tangan kanan di atas kiri.
3. Doa Iftitah
Contoh doa iftitah:
“Allahumma baa’id baini wa baina khathaayaaya...”
4. Membaca Al-Fatihah
Surat Al-Fatihah wajib dibaca di setiap rakaat.
5. Membaca Surat Pendek
Contohnya: Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau lainnya.
6. Ruku’
Tundukkan badan hingga punggung rata, ucapkan:
“Subhaana rabbiyal ‘azhiim” (3x)
7. I’tidal
Berdiri tegak kembali, ucapkan:
“Sami’allahu liman hamidah, Rabbana lakal hamd”
8. Sujud
Letakkan tujuh anggota tubuh ke lantai, bacaan:
“Subhaana rabbiyal a’laa” (3x)
9. Duduk di Antara Dua Sujud
Duduk dengan tenang, bacaan:
“Rabbighfirlii warhamnii...”
10. Sujud Kedua
Seperti sebelumnya.
11. Rakaat Selanjutnya
Ulangi langkah-langkah di atas.
12. Tasyahud
- Awal: Dibaca setelah dua rakaat.
- Akhir: Di rakaat terakhir, ditambahkan shalawat atas Nabi.
13. Salam
Ucapkan salam ke kanan dan kiri:
“Assalaamu’alaikum warahmatullah”
14. Doa Setelah Sholat
Disunnahkan untuk berdzikir dan berdoa.
Sunnah dalam Sholat yang Sering Dilupakan
- Meletakkan tangan di dada setelah takbir
- Mengucapkan bacaan tasbih minimal 3x
- Tidak terburu-buru dalam gerakan
- Menghadirkan hati (khusyuk)
- Mengikuti urutan gerakan tanpa tambahan
Penutup
Menjalankan wudhu dan sholat sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW adalah bentuk kecintaan kita kepada beliau dan wujud ketundukan kepada Allah. Semakin kita memahami dan mengikuti tuntunan Rasul, semakin sempurna ibadah kita. Semoga Allah menerima setiap amal sholeh yang kita kerjakan.
Jika siap, saya lanjutkan ke artikel keempat: "Cara Sholat Dhuha: Niat, Bacaan, dan Keutamaannya". Ketik saja "Lanjut" atau "Ok".