Cara Sholat Sunnah Rawatib

Berikut artikel ketujuh:


Cara Sholat Sunnah Rawatib

Sholat Sunnah Rawatib adalah sholat sunnah yang dilakukan sebelum atau sesudah sholat fardhu. Sholat ini sangat dianjurkan karena mendapatkan pahala tambahan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

1. Jenis Sholat Sunnah Rawatib

  • Rawatib Qobliyah: Sholat sunnah sebelum sholat fardhu (seperti sebelum Dzuhur dan Subuh).
  • Rawatib Ba’diyah: Sholat sunnah setelah sholat fardhu (seperti setelah Dzuhur, Maghrib, dan Isya).

2. Niat Sholat Sunnah Rawatib

Contoh niat Rawatib Ba’diyah Dzuhur dua rakaat:

“Usholli sunnatan ba’dal dzuhuri rok’ataini lillahi ta’ala.”

Artinya: Saya niat sholat sunnah setelah Dzuhur dua rakaat karena Allah Ta’ala.

3. Tata Cara Sholat Sunnah Rawatib

  • Takbiratul Ihram: Mengangkat tangan sambil mengucapkan “Allahu Akbar.”
  • Doa Iftitah (sunnah).
  • Membaca Surat Al-Fatihah.
  • Membaca surat pendek seperti Al-Ikhlas.
  • Ruku’ dengan bacaan “Subhaana rabbiyal ‘azhim” sebanyak 3 kali.
  • I’tidal sambil membaca “Sami’allaahu liman hamidah.”
  • Sujud dua kali dengan bacaan “Subhaana rabbiyal a’la” masing-masing 3 kali.
  • Duduk di antara dua sujud.
  • Tasyahud akhir pada rakaat terakhir.
  • Salam ke kanan dan kiri untuk mengakhiri sholat.

4. Jumlah Rakaat Sholat Sunnah Rawatib

  • Sebelum Dzuhur: 4 rakaat (2 + 2)
  • Setelah Dzuhur: 2 rakaat
  • Setelah Maghrib: 2 rakaat
  • Setelah Isya: 2 rakaat
  • Sebelum Subuh: 2 rakaat

5. Keutamaan Sholat Sunnah Rawatib

  • Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  • Menambah pahala dan menghapus dosa kecil.
  • Menyempurnakan sholat fardhu.
  • Membantu menjaga konsistensi ibadah sehari-hari.

Kalau kamu ingin, saya lanjutkan dengan artikel kedelapan: Cara Sholat Tahajud Lengkap?

Postingan populer dari blog ini

Analisis Mazhab Hanafi Ta'zir

Pelajari Tanda Azab Kubur

Bagaimana cara mengajarkan anak saya untuk menerima kegagalan?

Klausul Ta'zir spesifik

Analisis biaya tabulampot kurma

Format Catatan Muhasabah Harian