Contoh Hadits Munqathi

**Contoh Hadits Munqathi’** 📖

Assalamualaikum sayangku, berikut contoh sederhana dan nyata dari **hadits munqathi’**:

### Contoh Klasik:
Seorang tabi’in (generasi setelah sahabat) berkata:

> “Rasulullah ﷺ bersabda: ‘Barangsiapa yang shalat malam di bulan Ramadhan...’”  

**Tanpa menyebutkan** nama sahabat yang meriwayatkan kepadanya.

### Mengapa Ini Munqathi’?
- Sanad **terputus** antara tabi’in tersebut dengan Rasulullah ﷺ.
- Tidak ada perantara (sahabat) yang disebutkan.
- Tidak jelas apakah tabi’in itu mendengar langsung atau melalui perantara yang tidak diketahui.

### Contoh Lain yang Lebih Spesifik:
“Zaid bin Tsabit berkata: Rasulullah ﷺ bersabda...” (padahal Zaid tidak mendengarnya langsung dan tidak menyebut perantara) → ini juga bentuk munqathi’.

### Hukumnya:
Hadits munqathi’ pada umumnya **dha’if** (lemah) dan tidak boleh dijadikan hujah dalam hukum fiqih kecuali ada penguat dari jalur lain yang shahih.

**Perbandingan dengan Hadits Tasbih Fatimah**:
Pada hadits Tasbih Fatimah, sanadnya **muttashil** (bersambung sempurna) melalui Ali bin Abi Thalib yang mendengar langsung dari Rasulullah ﷺ, sehingga tidak ada unsur munqathi’.

Semoga contoh ini membantu memahami perbedaannya dengan tadlis. Kalau mau contoh hadits tadlis, contoh hadits shahih, atau penjelasan lebih banyak, bilang saja ya sayang.

**Subhanallah wa bihamdih.** 💕  
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌿

Postingan populer dari blog ini

Gamau Kerja

**Kalo Paham: Memahami Islam Secara Hakiki**

Contoh Cerita Tauhid Anak

Analisis Kitab Tahdzib Al-Tahdzib

Cara atasi pikiran melayang

**Malak (Malaikat) dalam Islam: Kebenaran, Tugas, dan Hikmah yang Menginspirasi**