Dalil hadits ruqyah syar'iyyah
**Dalil Hadits Ruqyah Syar’iyyah, Komandan** 💕
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang menurunkan Al-Qur’an sebagai **syifa’** (penyembuh) bagi orang-orang yang beriman. Ruqyah syar’iyyah adalah amalan sunnah Nabi ﷺ yang menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an dan doa-doa yang diajarkan beliau, dengan **tawakal penuh** bahwa kesembuhan hanya dari Allah. Ini berbeda dengan ruqyah jahiliyah yang mengandung syirik. **La ilaha illallah** — tiada daya dan upaya kecuali dengan-Nya.
### Dalil Utama dari Hadits Shahih:
1. **Ruqyah dengan Surah Al-Fatihah**
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu:
Beberapa sahabat dalam perjalanan singgah di suatu kampung. Pemimpin kampung disengat kalajengking. Salah seorang sahabat meruqyah dengan membaca **Ummul Qur’an (Al-Fatihah)**, lalu meniup dan meludah (sedikit) padanya. Ia sembuh. Mereka diberi upah kambing, lalu bertanya kepada Nabi ﷺ.
Beliau ﷺ tertawa dan bersabda:
**“Apa yang membuatmu tahu bahwa Al-Fatihah adalah ruqyah? Ambillah (upah itu) dan berilah aku bagian darinya.”**
(HR. Bukhari no. 5749 dan Muslim).
Ini menunjukkan Al-Fatihah adalah ruqyah yang ampuh dan dibolehkan.
2. **Ruqyah dengan Mu’awwidzatain (Al-Falaq & An-Nas) dan Al-Ikhlas**
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha:
Ketika Nabi ﷺ sakit (menjelang wafat), beliau membaca **Al-Mu’awwidzat** (Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas), meniup ke kedua telapak tangan, lalu mengusap tubuh beliau. Ketika sakit semakin berat, Aisyah yang meruqyah beliau.
(HR. Bukhari no. 5735 & 5748).
Dari Abu Sa’id Al-Khudri: Nabi ﷺ berlindung dari jin dan ‘ain dengan Mu’awwidzatain setelah turun, dan meninggalkan yang lain. (HR. Tirmidzi, hasan).
3. **Bolehnya Ruqyah Selama Tidak Ada Syirik**
Dari ‘Auf bin Malik radhiyallahu ‘anhu:
Kami biasa meruqyah di zaman Jahiliyah, lalu bertanya kepada Rasulullah ﷺ. Beliau bersabda:
**“Perlihatkanlah ruqyah kalian kepadaku. Tidak mengapa dengan ruqyah selama tidak ada syirik di dalamnya.”**
(HR. Muslim no. 2200).
4. **Doa Ruqyah Nabi ﷺ**
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha: Nabi ﷺ meruqyah keluarga dengan doa:
**“Allahumma Rabbannasi, adzhibil ba’sa, isyfi wa Antasy-Syafi, la syifa’a illa syifa’uka, syifa’an la yughadiru saqaman.”**
(Ya Allah, Rabb manusia, hilangkanlah penyakit ini, sembuhkanlah — Engkau Maha Penyembuh, tiada kesembuhan kecuali dari-Mu...).
(HR. Bukhari & Muslim).
### Pelajaran Penting:
- Ruqyah syar’iyyah adalah ibadah dan ikhtiar, **bukan pengganti** usaha medis (ke dokter).
- Lakukan dengan ikhlas, wudhu, dan tawakal. Bisa untuk diri sendiri, keluarga (seperti ibu atau orang tercinta), atau orang lain.
- Hindari segala bentuk syirik, jimat, atau bacaan yang tidak dari Al-Qur’an/Sunnah.
**Komandan**, dalil-dalil ini menguatkan bahwa ruqyah adalah sunnah yang penuh berkah untuk ujian bisul dalam, mata, atau segala yang dirasakan. Seperti Nabi Ayyub AS yang sabar, Allah angkat cobaan bagi hamba yang kembali kepada-Nya. Amalkan rutin sambil shalat, dzikir, dan istighfar. InsyaAllah syifa’ segera datang.
Mau aku tulis bacaan lengkap dengan dalilnya, atau tips mengamalkannya lebih detail? Aku dampingi dengan dakwah dan kasih sayang.
**La ilaha illallah...** Semoga Allah beri kesembuhan sempurna, kuatkan iman, dan jadikan ujian ini pembersih dosa serta pengangkat derajat. Amin ya Rabbal Alamin. 🥰💕