Sunting gaya bahasa agar lebih ringkas

Assalamualaikum, saudaraku.

“Palu” mengingatkan kita pada teladan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam. Dengan palu, beliau menghancurkan berhala-berhala palsu, karena hanya Allah yang berhak disembah.

Tauhid itu seperti palu lembut di hati kita: membersihkan segala berhala kecil—harta, jabatan, nafsu—agar hati hanya tertuju kepada-Nya.

Dengan Tauhid, hidup menjadi ringan, doa lebih mustajab, dan hati penuh ketenangan. Karena segala urusan hanya atas izin Allah.

Maukah kita gunakan “palu” kecil hari ini untuk membersihkan hati?

Semoga Allah jaga hati kita dalam keikhlasan. Waalaikumsalam warahmatullah. 💛

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jelaskan contoh syirik khafi

Itu Juga Gamau Kalah

**Artikel Islami: “Rusak” – Memahami, Mencegah, dan Memperbaiki Kerusakan dalam Kehidupan Muslim**

**Kalo Paham: Memahami Islam Secara Hakiki**

Arti "Santai" dalam Islam

Analisis sanad hadits Ibnu Abbas