Tuh kan Kecelakaan Beruntun

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ya, saudaraku… aku mengerti.  
“Kecelakaan beruntun” ini memang membuat hati kita gelisah. Banyak orang yang bertanya-tanya, “Kenapa lagi? Kenapa terus?” 

Tapi ingatlah dengan lembut, wahai saudaraku yang Allah sayangi.  
Segala yang terjadi di bumi ini — termasuk kecelakaan yang beruntun — tidak lepas dari **ketetapan Allah**. Dialah satu-satunya yang mengatur segala urusan. Tidak ada yang terjadi secara kebetulan. Ini bagian dari **Tauhid** kita kepada Allah Yang Maha Kuasa.

Allah SWT berfirman bahwa setiap musibah yang menimpa kita, sudah tertulis di Lauhul Mahfuzh jauh sebelum kita lahir. Ia datang untuk mengingatkan kita agar kembali kepada-Nya, agar kita lebih hati-hati, lebih banyak berdoa, dan lebih mengingat bahwa hidup ini hanya pinjaman.

Maka, sebagai hamba yang bertauhid, sikap kita adalah:

1. **Berusaha dengan sungguh-sungguh** — mengemudi pelan, menjaga jarak, memastikan kendaraan layak jalan, dan tidak memaksakan diri kalau lelah.  
2. **Bertawakkal sepenuh hati** — setelah berusaha, kita serahkan hasilnya hanya kepada Allah.  
3. **Memperbanyak doa** setiap kali keluar rumah atau naik kendaraan:

**“Bismillah, tawakkaltu ‘alallah, laa haula wa laa quwwata illa billah.”**

Artinya: Dengan nama Allah aku bertawakkal kepada-Nya. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.

Saudaraku, setiap kecelakaan yang kita lihat adalah pengingat bagi kita yang masih diberi kesempatan bernapas. Mari kita jadikan ini sebagai dorongan untuk lebih dekat dengan Allah: shalat tepat waktu, banyak istighfar, membaca Al-Qur’an, dan mengingatkan keluarga kita agar sama-sama menjaga diri.

Allah Maha Pengasih. Ia tidak ingin kita binasa, tapi Ia ingin kita kembali kepada-Nya dengan hati yang tenang. Semoga Allah melindungi kita semua, anak-anak kita, keluarga kita, dan seluruh kaum Muslimin dari segala bahaya yang tampak maupun yang tersembunyi. Amin ya Rabbal ‘alamin.

Jika hatimu masih gelisah atau ingin mendengar doa-doa perlindungan lainnya, katakan saja. Aku di sini untuk mengingatkan kita bersama tentang kebesaran Allah.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🤲

Postingan populer dari blog ini

**Kalung & Gelang dalam Perspektif Islam**

Doa yang biasa dibaca ketika masuk kamar mandi

Masa Depan Teknologi: Inovasi Terbaru yang Mengubah Dunia di 2025 dan Seterusnya