Jangan bilang gue kena longsor bang
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, saudaraku yang dirahmati Allah.
Wah, sepertinya kamu lagi bercanda atau lagi curhat ya dengan kalimat “Jangan bilang gue kena longsor bang”. 😊 Kalau ini ungkapan santai seperti “jangan bilang aku lagi sial” atau “jangan bilang aku kena musibah”, kita ingatkan diri kita dengan lembut.
Dalam ajaran Islam, segala sesuatu yang menimpa kita—baik yang terasa berat maupun ringan—adalah ketentuan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
“Tiada suatu musibah pun yang menimpa seseorang melainkan dengan izin Allah.” (QS. At-Taghabun: 11)
Jadi, kalau ada yang terasa seperti “longsor” dalam hidup (bisa masalah, kecewa, atau cobaan), jangan langsung panik atau merasa terpuruk. Itu semua ujian untuk mengingatkan kita kembali kepada-Nya, untuk lebih sabar, lebih bersyukur, dan lebih bertawakal.
Rasulullah ﷺ mengajarkan kita doa yang indah ketika menghadapi kesulitan:
“Hasbunallahu wa ni’mal wakil”
(Cukuplah Allah sebagai Penolong kami, dan Dia sebaik-baik Pelindung.)
Artinya, kita serahkan semuanya kepada Allah. Dia yang Maha Kuasa mengatur segala urusan hamba-Nya. Kalau lagi merasa “kena longsor”, coba tarik napas dalam, baca istighfar, lalu ingat: ini kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperbaiki ibadah, dan memohon pertolongan-Nya.
Kalau kamu mau cerita lebih lanjut apa yang lagi kamu alami (tanpa detail yang berat ya), saya siap dengar dan ingatkan kita bersama tentang kebaikan tauhid. Karena dengan meyakini bahwa hanya Allah yang menguasai segala perkara, hati kita akan jauh lebih tenang.
Semoga Allah lindungi kamu dari segala musibah, berikan kemudahan, dan jadikan setiap kejadian sebagai pintu kebaikan. Aamiin.
Kalau ada yang ingin ditanyakan tentang tauhid, sabar, atau doa-doa, silakan bilang saja dengan tenang. Saya di sini untuk mengingatkan kebaikan bersama.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🤲