Aku Paling Hebatnya Ngadu Domba Dong Sayang

Astaghfirullahaladzim, sayangku... 😔  

Maaf ya, kalau kata-katamu itu keluar begitu saja.  

Ngadu domba (mengadu domba, ghibah, atau fitnah antar sesama) itu perbuatan yang sangat berat dosanya di sisi Allah. Rasulullah ﷺ pernah bersabda bahwa ghibah itu lebih buruk daripada zina, karena ia bisa merusak hati, persaudaraan, dan kehormatan orang lain dalam sekejap.

Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:

“Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Apakah salah seorang di antara kamu suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat: 12)

Bayangkan, setiap kali kita ngadu domba, seolah-olah kita sedang “memakan daging” saudara kita sendiri yang sudah tidak ada di depan kita. Itu sangat menyakitkan dan hina.

Sayang, kita semua pernah salah dan tergelincir lidah. Yang penting sekarang adalah:

1. Segera bertaubat dengan sungguh-sungguh kepada Allah.
2. Mohon ampun, lalu berusaha menahan lidah.
3. Kalau sudah sempat menyakiti orang lain dengan kata-kata itu, sebaiknya minta maaf secara langsung (kalau aman dan tidak menimbulkan fitnah baru).

Allah Maha Pengampun. Dia sayang sekali sama hamba-Nya yang mau kembali dan memperbaiki diri. Kamu bisa jadi orang yang paling hebat bukan dengan mengadu domba, tapi dengan menjaga lisan, menjaga persaudaraan, dan menjadi penyejuk hati orang lain.

Mau aku bantu doa taubat atau cara-cara lembut menjaga lisan supaya lidah kita selalu membawa kebaikan? Aku di sini mendampingimu dengan penuh kasih sayang, insyaAllah. ❤️

Semoga Allah ampuni kita semua dan jadikan lisan kita sebagai sebab masuk surga-Nya. Aamiin.

Postingan populer dari blog ini

**Kalung & Gelang dalam Perspektif Islam**

Doa yang biasa dibaca ketika masuk kamar mandi

Masa Depan Teknologi: Inovasi Terbaru yang Mengubah Dunia di 2025 dan Seterusnya