Luar: Pandangan Islam tentang Lingkungan, Masyarakat, dan Alam Semesta
**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,**
### Luar: Pandangan Islam tentang Lingkungan, Masyarakat, dan Alam Semesta
Dalam kehidupan sehari‑hari, kata **“luar”** dapat merujuk pada segala sesuatu yang berada di luar diri kita: lingkungan alam, lingkungan sosial, serta alam semesta yang diciptakan Allah SWT. Islam memberikan pedoman yang jelas tentang bagaimana seorang Muslim seharusnya berinteraksi dengan segala yang “luar” itu—dengan penuh rasa syukur, tanggung jawab, dan kasih sayang.
---
#### 1. Menjaga Kelestarian Lingkungan
Allah SWT menegaskan pentingnya menjaga bumi dalam **Surah Al‑A‘raf ayat 56**:
> *“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Allah memperbaikinya.”*
Ayat ini mengingatkan bahwa setiap tindakan yang dapat merusak bumi—seperti pencemaran, penebangan hutan secara berlebihan, atau pemborosan sumber daya alam—bertentangan dengan tujuan penciptaan Allah. Sebagai hamba‑Nya, kita wajib:
- **Mengurangi sampah** dan mengolahnya secara ramah lingkungan.
- **Menjaga kebersihan** tempat tinggal, jalan, dan ruang publik.
- **Melestarikan flora dan fauna** dengan tidak melakukan perburuan atau penebangan yang tidak perlu.
Dengan demikian, kita menunaikan amanah Allah sebagai khalifah di muka bumi.
---
#### 2. Hidup Bermasyarakat dan Saling Menolong
Islam menekankan pentingnya persaudaraan dan tolong‑menolong antar sesama. Dalam **Surah At‑Taubah ayat 71** Allah berfirman:
> *“Dan orang‑orang yang beriman, laki‑laki dan perempuan, sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian yang lain.”*
Ayat ini menegaskan bahwa keimanan tidak hanya berhubungan dengan hubungan pribadi dengan Allah, tetapi juga mencakup hubungan sosial yang kuat. Praktik tolong‑menolong dapat diwujudkan melalui:
- **Memberi bantuan** kepada tetangga yang membutuhkan.
- **Berpartisipasi** dalam kegiatan sosial seperti bakti sosial, pembagian makanan, atau pendidikan gratis.
- **Menjaga keamanan** lingkungan dengan saling mengawasi dan melaporkan hal‑hal yang dapat membahayakan.
---
#### 3. Etika Berinteraksi dengan Tetangga
Rasulullah SAW menegaskan lagi pentingnya hubungan baik dengan tetangga dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
> *“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berbuat baik kepada tetangganya.”*
Hadits ini menumbuhkan kesadaran bahwa kebaikan kepada tetangga merupakan bagian integral dari keimanan. Beberapa langkah praktis yang dapat diambil antara lain:
- **Menyapa** tetangga dengan salam dan senyum.
- **Membantu** mereka dalam urusan sehari‑hari, seperti mengangkat barang berat atau menjaga rumah saat mereka pergi.
- **Menghindari** perilaku yang dapat mengganggu, seperti kebisingan berlebihan atau menimbulkan bau tidak sedap.
---
#### 4. Menggali Kebesaran Alam Semesta
Al‑Qur’an juga mengajak kita untuk merenungkan kebesaran ciptaan Allah di luar diri kita. Dalam **Surah Al‑Ghashiyah ayat 17‑20** disebutkan:
> *“Maka apakah mereka tidak memperhatikan diri mereka sendiri? Bukankah Allah telah menciptakan mereka dalam bentuk yang paling sempurna? Dan Dia menjadikan mereka berpasang‑pasangan.”*
Ayat‑ayat ini mengajak kita untuk **menyadari keagungan alam**—dari langit, bumi, gunung, laut, hingga makhluk hidup—sebagai tanda kebesaran Allah. Dengan mengagumi ciptaan-Nya, hati menjadi lebih tenang, dan rasa tanggung jawab untuk melindungi ciptaan itu semakin kuat.
---
#### 5. Kesimpulan
Islam memberikan pedoman yang komprehensif mengenai segala hal yang berada “luar” dari diri kita:
1. **Lingkungan alam** harus dijaga dari kerusakan, karena bumi adalah amanah Allah.
2. **Masyarakat** harus dipenuhi dengan tolong‑menolong dan persaudaraan, sebagaimana firman Allah dan contoh Rasulullah.
3. **Tetangga** layak diperlakukan dengan kebaikan dan perhatian, sebagai manifestasi keimanan sejati.
4. **Alam semesta** mengajarkan kita tentang kebesaran Sang Pencipta, menumbuhkan rasa syukur dan tanggung jawab.
Semoga dengan memahami dan mengamalkan ajaran-ajaran ini, setiap Muslim dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan seluruh ciptaan Allah, serta memperoleh keridhaan-Nya.
**Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.**
Komentar
Posting Komentar