**Kasih dalam Perspektif Islam**
**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,**
**Kasih dalam Perspektif Islam**
Kasih (cinta, sayang) adalah salah satu nilai paling mulia yang senantiasa ditekankan dalam ajaran Islam. Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menurunkan Al‑Qur’an sebagai petunjuk hidup, dan di dalamnya banyak ayat yang menegaskan sifat‑sifat kasih‑Kasih-Nya serta memerintahkan hamba‑Nya untuk meneladani sifat‑sifat itu. Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi wa Sallam pun meneladkan kasih sayang dalam setiap perkataan, perbuatan, dan sikapnya. Berikut rangkuman pemahaman Islam tentang kasih, lengkap dengan dalil‑dalil Al‑Qur’an dan Hadis serta aplikasinya dalam kehidupan sehari‑hari.
---
### 1. Kasih Allah: Ar‑Rahman dan Ar‑Rahim
Allah berfirman:
> **“وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ”**
> *“Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.”*
> (QS. Al‑A’raf [7]: 156)
> **“إِنَّ رَبَّكَ رَحِيمٌ”**
> *“Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengasih.”*
> (QS. Al‑Waqi‘ah [56]: 96)
Nama‑nama Allah **Ar‑Rahman** (Maha Pengasih) dan **Ar‑Rahim** (Maha Penyayang) menegaskan bahwa kasih adalah sifat utama Sang Pencipta. Kasih Allah bersifat **tammat** (menyeluruh) dan **‘ammat** (tanpa pandang bulu); tidak ada makhluk yang terlepas dari rahmat‑Nya, baik yang beriman maupun yang tidak.
---
### 2. Kasih kepada Allah
Kasih seorang hamba kepada Allah tercermin dalam **taqwa**, **ta‘biyyah**, dan **ibadah** yang ikhlas. Allah berfirman:
> **“الَّذِينَ يُحِبُّونَ اللَّهَ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ”**
> *“Orang‑orang yang mencintai Allah, menegakkan shalat, dan menunaikan zakat…”*
> (QS. Al‑Mujādalah [58]: 22)
Mencintai Allah berarti menuruti perintah‑Nya, menjauhi larangan‑Nya, serta selalu mengingat-Nya dalam hati dan lisan.
---
### 3. Kasih kepada Rasulullah
Kasih kepada Nabi Muhammad Ṣallallāhu ‘Alaihi wa Sallam merupakan manifestasi nyata dari kecintaan kepada Allah, karena Rasul adalah **uswatun hasanah** (teladan yang baik). Allah berfirman:
> **“وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ”**
> *“Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam.”*
> (QS. Al‑Anbiyā’ [21]: 107)
Hadis riwayat Bukhari dan Muslim:
> *“Tidaklah seorang Muslim menolak (menolong) saudaranya karena ia takut mengurangi hartanya, atau menolak menolongnya karena ia takut mengurangi waktunya, atau menolak menolongnya karena ia takut mengurangi keuntungannya.”*
Kasih kepada Nabi tercermin dalam **mengikuti sunnah‑Nya**, **menjaga shalawat**, serta **meneladani akhlak mulia**‑Nya.
---
### 4. Kasih kepada Sesama Manusia
Islam menegaskan bahwa kasih sayang kepada sesama manusia adalah **cerminan** dari kasih Allah. Allah berfirman:
> **“وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ”**
> *“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa…”*
> (QS. Al‑Mā‘īdah [5]: 2)
> **“الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكُفَّارِ”**
> *“Orang‑orang yang menafkahkan (hartanya) baik dalam keadaan senang maupun susah…”*
> (QS. Al‑Baqara [2]: 177)
Hadis riwayat Abu Hurairah:
> *“Tidaklah beriman seseorang sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”*
> (HR. Bukhari dan Muslim)
**Aplikasi dalam kehidupan:**
- **Senyum dan sapaan** kepada orang lain sebagai bentuk kasih sayang sederhana.
- **Memberi bantuan** (zakat, infaq, sedekah) kepada yang membutuhkan tanpa mengharapkan balasan.
- **Memaafkan** kesalahan orang lain, sebagaimana Allah memaafkan hamba‑Nya.
- **Menjaga lisan** dari kata‑kata yang menyakiti; menggantinya dengan kata‑kata yang menenangkan.
---
### 5. Kasih kepada Makhluk Lain
Kasih sayang tidak terbatas pada manusia saja. Allah menciptakan semua makhluk dengan **rahmat**. Rasulullah ﷺ bersabda:
> *“Kasih sayang tidak ada batasnya, kecuali pada orang yang menolak kebaikan.”*
> (HR. Bukhari)
Maka, **memperlakukan hewan** dengan baik, **menjaga lingkungan**, serta **menghargai ciptaan Allah** merupakan bagian dari kasih yang diajarkan Islam.
---
### 6. Menumbuhkan Kasih dalam Diri
1. **Mengingat Allah** secara terus‑menerus (dzikir) menumbuhkan rasa syukur dan kasih.
2. **Membaca Al‑Qur’an** untuk memahami betapa luasnya rahmat Allah.
3. **Meneladani Nabi** dalam akhlak lemah lembut (husn al‑dhikr, husn al‑mu‘amal).
4. **Berlatih sabar** dalam menghadapi ujian, karena sabar adalah wujud kasih kepada diri sendiri dan Allah.
5. **Berdoa** memohon agar hati dipenuhi dengan kasih sayang yang tulus.
---
### 7. Kesimpulan
Kasih dalam Islam adalah **kasih yang menyeluruh**:
- **Kasih kepada Allah** (menyembah dengan ikhlas).
- **Kasih kepada Rasul** (mengikuti sunnah).
- **Kasih kepada sesama manusia** (menolong, memaafkan, bersikap lembut).
- **Kasih kepada makhluk lain** (menjaga ciptaan Allah).
Dengan meneladani sifat‑sifat Allah yang **Ar‑Rahman** dan **Ar‑Rahim**, serta mengamalkan ajaran Nabi ﷺ, hati kita akan dipenuhi cahaya kasih yang menenangkan, menyejukkan, dan menuntun pada kebahagiaan dunia serta kebahagiaan akhirat.
---
**Doa Penutup**
> *“Ya Allah, limpahkanlah rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu kepada kami. Jadikanlah hati kami penuh dengan kasih sayang kepada-Mu, kepada Rasul-Mu, kepada sesama manusia, dan kepada seluruh makhluk. Tuntunlah kami agar setiap langkah kami mencerminkan kasih yang Engkau anugerahkan. Aamiin.”*
**Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.**
Komentar
Posting Komentar