Gapura: Pintu Gerbang Menuju Kebaikan dan Keridhaan Allah
**Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh**
### Gapura: Pintu Gerbang Menuju Kebaikan dan Keridhaan Allah
**1. Pengertian gapura dalam Islam**
Dalam tradisi arsitektur Islam, *gapura* (bahasa Arab: **bāb** atau **ma‘būr**) adalah bangunan yang berdiri sebagai pintu masuk ke suatu tempat yang suci—seperti masjid, makam para wali, atau kawasan yang memiliki nilai spiritual tinggi. Lebih dari sekadar struktur fisik, gapura melambangkan **gerbang menuju rahmat, pertobatan, dan pengampunan**.
**2. Gapura sebagai simbol pertobatan**
Al‑Qur’an menegaskan bahwa pintu taubat selalu terbuka bagi hamba‑Nya yang kembali dengan hati yang bersih:
> *“Dan barangsiapa yang bertaubat (kepada Allah) dan beriman, serta mengerjakan amal yang saleh, maka sesungguhnya ia akan masuk ke dalam surga dan tidak akan dianiaya sedikitpun.”*
> — **QS. Al‑Furqan 25: 71**
Ayat ini mengajarkan bahwa **taubat** adalah gerbang (gapura) yang menuntun kita kembali ke jalan Allah.
**3. Hadis yang meneguhkan makna gerbang spiritual**
> *“Barangsiapa menutup pintu (dari) dosa, maka Allah akan membuka pintu kebaikan baginya.”*
> — **HR. Muslim**
Hadis ini menegaskan bahwa menutup pintu dosa (menjauhi perbuatan maksiat) membuka **gapura**‑gapura kebaikan yang mengarah pada keridhaan Allah.
**4. Gapura dalam kehidupan sehari‑hari**
- **Di masjid**: Gapura masjid menandai batas antara dunia profan dan ruang ibadah. Saat melangkah melewati gapura, hati diharapkan menyiapkan diri untuk khusyu’ dalam shalat.
- **Di makam para wali**: Gapura makam mengingatkan kita akan akhirat dan mengundang hati untuk meneladani akhlak para nabi dan sahabat.
- **Sebagai metafora pribadi**: Setiap kali kita memutuskan meninggalkan kebiasaan buruk, menutup “pintu” dosa, maka kita secara simbolis melintasi gapura menuju **taubat** dan **amal saleh**.
**5. Etika dan adab di depan gapura**
1. **Niat ikhlas** – Memasuki gapura harus disertai niat mencari keridhaan Allah, bukan sekadar formalitas.
2. **Berdoa memohon ampun** – Sebelum melangkah, ucapkan doa:
*“Ya Allah, bukakanlah pintu-pintu rahmat-Mu, tutuplah pintu-pintu keburukan, dan jadikanlah aku hamba yang senantiasa berada di jalan-Mu.”*
3. **Menjaga kebersihan** – Kebersihan fisik mencerminkan kebersihan hati; bersihkan diri dan pakaian sebelum melewati gapura tempat ibadah.
**6. Kesimpulan**
Gapura bukan sekadar struktur batu atau kayu; ia adalah **pengingat visual dan spiritual** bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk melangkah masuk ke dalam rahmat Allah melalui taubat, iman, dan amal saleh. Dengan meneladani ajaran Qur’an dan Sunnah, kita dapat menjadikan setiap “gapura” dalam hidup kita sebagai titik awal perubahan menuju kebaikan yang abadi.
Semoga Allah senantiasa membuka semua gapura kebaikan bagi kita, menutup pintu dosa, dan menuntun langkah kita ke jalan yang diridhai-Nya.
**Wallahu a’lam wa huwa al‑hakiim.**
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar
Posting Komentar