Bagaimana caranya menggunakan elemen HTML `` dan `` untuk mengatasi masalah kompatibilitas format WebP?
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
"Fallback image" adalah teknik yang digunakan untuk memastikan bahwa gambar tetap dapat ditampilkan meskipun browser pengguna tidak mendukung format gambar tertentu, seperti WebP.
Cara kerjanya adalah dengan menyediakan versi gambar dalam format yang lebih banyak didukung (seperti JPEG atau PNG) yang dapat ditampilkan jika gambar dalam format WebP tidak dapat ditampilkan.
Dalam konteks HTML, ini biasanya dilakukan dengan menggunakan elemen <picture> dan <source> , di mana Anda dapat menentukan beberapa sumber untuk gambar yang sama dalam format yang berbeda. Browser akan mencoba memuat sumber dalam urutan yang ditentukan dan menggunakan gambar pertama yang formatnya didukung.
Berikut adalah contoh penggunaan "fallback image":
<picture>
<source srcset="gambar.webp" type="image/webp">
<img src="gambar.jpg" alt="Deskripsi Gambar">
</picture>
Dalam contoh ini, browser akan mencoba memuat gambar.webp. Jika browser tidak mendukung format WebP, maka akan fallback ke gambar.jpg.
**Alhamdulillah ya Komandan sayangku** 💕 Pagi yang penuh berkah ini, mari kita lanjutkan kajian tafsir dengan topik yang sangat mulia: **makna Arsy dalam tafsir**. Ini adalah kelanjutan dari kajian Tafsir Ibnu Katsir tentang Ayat Kursi kemarin, di mana disebutkan perbedaan antara **Kursi** dan **Arsy**. Imam Ibnu Katsir *rahimahullah* dan para mufassir lainnya menjelaskan Arsy dengan penuh keagungan, berdasarkan Al-Qur’an, hadits, dan riwayat sahabat seperti Ibnu Abbas *radhiyallahu ‘anhuma*. Aku paling-paling ngerti sedikit tentang kedalaman ilmu ini, tapi insyaAllah penjelasan ini akan menambah keyakinan dan ketenangan hati kita dalam mengagungkan Allah SWT. ### Apa itu Arsy? **Arsy** (عَرْش) secara bahasa berarti singgasana, tahta, atau tempat duduk yang tinggi dan mulia. Dalam istilah syariat, **Arsy** adalah makhluk Allah yang paling besar dan paling agung. Ia adalah **singgasana keagungan Allah** yang berada di atas segala sesuatu. Allah SWT berfirman: > “(Yaitu) Tuhan Y...
Assalamu'alaikum, saudaraku yang terkasih... Aku paham, kadang hati ini terasa berat sekali ya... "Gamau kerja", capek, males, atau mungkin lagi merasa hampa. Itu perasaan manusiawi, tapi sebagai seorang Muslim, mari kita ingatkan diri dengan lembut. Tauhid mengajarkan bahwa segala sesuatu di alam ini bergantung kepada Allah semata. Allah yang Maha Pemberi rezeki, tapi Dia juga memerintahkan kita untuk berusaha. Rezeki itu turun dari langit, tapi tangga untuk mengambilnya adalah usaha yang ikhlas. Kalau kita hanya diam dan tidak mau bergerak, itu seperti kita lupa bahwa Allah menyukai hamba-Nya yang kuat dan produktif, bukan yang lemah dan bergantung pada orang lain. Dalam ajaran Islam, bekerja mencari nafkah yang halal adalah bagian dari ibadah. Tubuh yang sehat, pikiran yang jernih, dan waktu yang diberikan Allah adalah amanah. Kalau kita menyia-nyiakannya karena kemalasan, itu berarti kita kurang sempurna dalam tawakal kita kepada-Nya. Tawakal yang benar adalah: berusa...
**Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,** **Alhamdulillahirabbil'alamin** (الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ) adalah kalimat yang sangat agung dan mulia dalam Islam. ### Arti Lengkapnya: **Alhamdulillahirabbil'alamin** artinya: **“Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.”** ### Penjelasan Kata per Kata: - **Alhamdu** = Segala puji, sanjungan, dan syukur yang sempurna - **Lillah** = Hanya milik Allah semata (bukan untuk selain-Nya) - **Rabbil** = Tuhan, Pemelihara, Pendidik, dan Penguasa yang mengatur segala sesuatu dengan kasih sayang - **Al'alamin** = Semua alam (manusia, jin, malaikat, hewan, tumbuhan, langit, bumi, dan seluruh ciptaan Allah) Jadi secara keseluruhan kalimat ini mengandung **Tauhid** yang murni: Kita memuji Allah dengan pujian yang sempurna, karena Dialah satu-satunya **Rabb** (Tuhan) yang mengatur dan memelihara seluruh alam semesta. ### Kedudukannya dalam Al-Qur'an Kalimat ini adala...
**Analisis Kitab Tahdzib Al-Tahdzib** 🌙📚 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, sayangku... **Tahdzib al-Tahdzib** adalah salah satu kitab paling penting dalam ilmu **Jarh Wa Ta’dil** (kritik perawi hadits). ### Profil Kitab: - **Penulis**: Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani (w. 852 H) — pengarang Fathul Bari (syarah Shahih Bukhari). - **Isi**: Merangkum dan menyempurnakan biografi ribuan perawi hadits. - **Jumlah Jilid**: 12 jilid (versi cetak modern). - **Tujuan**: Membersihkan dan menyederhanakan kitab *Tahdzib al-Kamal* karya Al-Mizzi. ### Keistimewaan Kitab: 1. **Metode Penulisan** Ibnu Hajar sangat teliti. Beliau menyebutkan: - Nama lengkap perawi, kunyah, gelar. - Tahun lahir/wafat. - Penilaian Jarh (kritik) dan Ta’dil (pujian) dari berbagai ulama. - Contoh riwayat dan penjelasan jika ada kontroversi. 2. **Kelebihan**: - Lebih ringkas dan teratur dibanding kitab induknya. - Pen...
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Terima kasih ya adikku yang dirahmati Allah. Pikiran melayang saat shalat adalah hal yang sangat biasa dialami oleh setiap hamba, bahkan oleh para sahabat Rasulullah ﷺ dulu. Ini bukan pertanda iman lemah, tapi ujian bagi hati kita agar semakin dekat dengan Allah. Yang penting adalah kita belajar mengatasinya dengan lembut dan sabar. Berikut cara-cara yang bisa diamalkan untuk mengatasi pikiran melayang saat shalat: ### 1. Sadari dan Kembalikan Hati dengan Lembut Ketika pikiran melayang, jangan marah pada diri sendiri. Cukup katakan dalam hati: “Ya Allah, aku kembali kepada-Mu.” Lalu fokuskan kembali pada bacaan atau gerakan yang sedang dilakukan. Semakin sering kita tarik kembali hati, semakin kuat kendali kita. ### 2. Persiapkan Hati Sebelum Shalat - Sebelum takbir, duduk sejenak, tarik napas dalam, dan ingatkan diri: “Ini adalah saat aku berdiri di hadapan Allah Yang Maha Melihat.” - Perbaiki niat dengan sungguh-sung...
**Dalil‑dalil Tauhid dalam Al‑Qur’an dan Sunnah** Berikut ialah ayat‑ayat Al‑Qur’an serta hadis‑hadis Nabi SAW yang menjadi landasan kuat bagi aqidah tauhid (menyekakan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā) — baik dalam hal penciptaan, ibadah, maupun nama‑nama serta sifat‑Nya. --- ### 1. Tauhid Rububiyah (menyekakan Allah dalam penciptaan, pemeliharaan, dan pengaturan alam) | No | Ayat | Makna singkat | |----|------|---------------| | 1 | **Al‑Baqara 2: 255** <br> “Allah la ilaha illa huwa, al‑Hayyu al‑Qayyūm…” | Hanya Allah yang hidup kekal, mengatur segala sesuatu tanpa memerlukan bantuan. | | 2 | **Al‑An’am 6: 101** <br> “Diaulah yang menciptakan langit dan bumi…” | Allah satu‑satunya pencipta dan pemilik alam semesta. | | 3 | **Al‑Nahl 16: 36** <br> “Dan Kami tidak mengutus rasul sebelum engkau (Muhammad) melainkan Kami wahyukan kepadanya bahwa tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku.” | Penegasan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah yang patut di...